KAJIAN INDIKATOR MONETER DALAM MODEL MAKRO EKONOMI DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.4590/jarsic.v1i1.5Keywords:
Investasi, Jumlah Uang Beredar, Konsumsi, Nilai Tukar, Pengeluaran pemerintah, Suku BungaAbstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji dan menganalisis indikator moneter dalam model makro ekonomi di Indonesia. Dengan menggunakan data time series dari tahun 1988-2018 yang berasal dari World Bank, penelitian ini menggunakan metode Vector Auto Regression (VAR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagai leading indicator dalam jangka pendek dan panjang untuk kebijakan moneter yang paling direkomendasikan adalah konsumsi sebagai leading untuk variabel jumlah uang beredar, suku bunga, kurs, government dan investasi. Leading indicator dalam jangka menengah untuk kebijakan moneter yang paling direkomendasikan konsumsi dan kurs, sebagai rekomendasi dalam pengendalian jumlah uang beredar, suku bunga, government dan investasi. Berdasarkan hasil analisis interaksi masing-masing variabel dalam menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia maka direkomendasikan kepada Pemerintah melalui Bank Indonesia dalam jangka pendek, menengah, dan panjang bahwa kebijakan moneter mampu untuk menjaga stabilitas ekonomi di Indonesia.
References
Ariani, Dian. (2014). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Konsumsi di Kabupaten Nagan Raya. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik Indonesia. Vol. 1(1) Hal. 1-7.
Isyani dan Hasmarini M.I. (2005). Analisis Konsumsi di Indonesia Tahun 1989-2002 (Tinjauan terhadap Hipotesis Keynes dan Post Keynes). Jurnal Ekonomi Pembangunan. Vol. 6(2). Hal. 143-162.
Landa T.N., Putro T.S., Hamidi W. (2017). Pengaruh Jumlah Uang Beredar dan Suku Bunga BI terhadap Kurs Rupiah di Indonesia Periode 2005-2014. Jurnal JOM Fekon. Vol. 4(1). Hal. 214-225.
Lumbantoruan, E.P. dan Hidayat, Paidi. (2010). Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi-Provinsi di Indonesia (Metode Kointegrasi). Jurnal Ekonomi dan Keuangan. Vol. 2(2). Hal 14-27.
Mankiw N, Gregory, dkk. (2012). Pengantar Ekonomi Makro. Salemba Empat : Jakarta.
Mishkin, Frederic S. (2008). Ekonomi Uang, Perbankan, dan Pasar Keuangan. Edisi 8. Salemba Empat : Jakarta.
Pratama, Billy Arma, (2010). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan Konsumsi (Studi pada Bank Umum di Indonesia Periode Tahun 2005-2009). Diss. Universitas Diponegoro.
Putong, Iskandar & Andjaswati, Nuring Dyah. (2010). Pengantar Ekonomi Makro. Mitra Wacana Media Jakarta.
Sriyana, Jaka. (2007). Ketahanan Fiskal: Studi Kasus Malaysia dan Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan Kajian Ekonomi Negara Berkembang. Vol. 10(2). Hal. 123-132.
Suparmoko, M. (2002). Ekonomi Publik, Untuk Keuangan dan Pembangunan Daerah. Andi: Yogyakarta.
Tandris, Raimond, Parengkuan Tommy, and Sri Murni, (2014). Suku Bunga, Inflasi dan Nilai Tukar Pengaruhnya Terhadap Konsumsi di Kota Manado. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi. Vol. 2(1). Hal. 243-253.
Tiwa, F. R., Rumate, V., & Tenda, A. (2016). Pengaruh Investasi, Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Konsumsi di Indonesia Tahun 2005-2014. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi. Vol. 16(2). Hal. 344-354.
Wahab, Abdul, (2015). Pengaruh PDRB, Inflasi, Suku Bunga Bank Indonesia dan Dana Pihak Ketiga Terhadap Penyaluran Konsumsi Di Sulawesi Selatan. EcceS (Economics, Social, and Development Studies). Vol. 2(1). pp1-25.
Warjiyo, Perry. (2004). Mekanisme Transmisi Kebijakan Moneter di Indonesia. Seri Kebanksentralan No. 11. PPSK. Bank Indonesia: Jakarta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Dewi Mahrani Rangkuty, Ade Novalina, Yuni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



