ANALISIS SPASIAL KEMISKINAN DI SUMATERA UTARA
DOI:
https://doi.org/10.4590/jarsic.v1i1.6Keywords:
kemiskinan, regresi spasial, pendidikan, kesehatanAbstract
Kemiskinan masih menjadi isu pembangunan utama di berbagai daerah di Indonesia. Kemiskinan dapat diukur dari tingkat pendapatan, konsumsi, kesehatan, pendidikan, dan hubungan dalam masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk melihat variabel apa saja yang berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan dengan menggunakan model regresi spasial. Spatial Autoregressive Model (SAR) sebagai model regresi spasial terbaik menghasilkan variabel rata-rata lama sekolah dan kualitas air minum memiliki pengaruh yang signifikan terhadap persentase penduduk miskin. Penelitian diharapkan membantu pemerintah untuk mengatasi ketimpangan kemiskinan antar wilayah kabupaten/kota, terutama di wilayah kepulauan nias dengan memperbaiki fasilitas pendidikan dan kesehatan di wilayah tersebut
References
Aisyaturridho, A. (2018). Pengaruh Inflasi, Produk Domestik Regional Bruto, Dan Angka Harapan Hidup Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Provinsi Sumatera Utara Periode 2011-2016 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan).
Anselin L., (1988), Spatial Econometrics: Methods and Models, Dordrecht: Academic Publishers.
Badan Pusat Statistik. (2022). Provinsi Sumatera Utara Dalam Angka 2022. Medan: Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara.
Djuraidah, A., & Wigena, A. H. (2012). Regresi Spasial untuk Menentuan Faktorfaktor Kemiskinan di Provinsi Jawa Timur. STATISTIKA: Journal of Theoretical Statistics and Its Applications, 12(1).
Faritz, M. N., & Soejoto, A. (2020). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Rata-Rata Lama Sekolah Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 8(1), 15-21.
Kadji, Y. (2012). Kemiskinan dan Konsep teoritisnya. Guru Besar Kebijakan Publik Fakultas Ekonmi Dan Bisnis UNG.
LeSage, J.P. (1999), The Theory and Practice of Spatial Econometrics. Departement of Econometris. University of Toledo, United States. Diakses tanggal 15 September 2020 dari http://www.spatial-econometrics.com/html/wbook.pdf
Marbun, D., & Suryahadi, A. (2009). Kriteria Kemiskinan Konsumsi: Praktik di Indonesia dan Beberapa Catatan. Jurnal Analisis Sosial, 13-30.
Nugraha, D. P. KEMISKINAN DI KOTA BENGKULU, APA PENYEBABNYA?. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 20(1), 31-37.
Primandari, N. R. (2018). Pengaruh pertumbuhan ekonomi, inflasi dan pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di Sumatera Selatan. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 16(1), 1-10.
Rizki, B., & Saleh, S. (2007). Keterkaitan Akses Sanitasi dan Tingkat Kemiskinan: Studi Kasus di Propinsi Jawa Tengah. Economic Journal of Emerging Markets.
Sembiring, F., Tarmizi, T., & Rujiman, R. (2020). Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, IPM, Pengangguran Terbuka dan Angkatan Kerja Terhadap Kemiskinan di Sumatera Utara. Jurnal Serambi Engineering, 5(2).
Wulandari, W. (2018). GEOGRAPHICALLY WEIGHTED LOGISTIC REGRESSION DENGAN FUNGSI KERNEL FIXED GAUSSIAN PADA KEMISKINAN JAWA TENGAH. Indonesian Journal of Statistics and Its Applications, 2(2), 101-112.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Adelina Octavia Sihombing

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



